Posted in Ketukan Hati, Renungan

Peringatan Terindah

(Setelah sebelumnya posting agak melow) Bismillah, kali ini semoga lebih berfaedah hehe

Setelah Aisyah, putrinya difitnah dengan cara paling buruk oleh orang bernama Mistah. Orang tersebut adalah sepupu Abu Bakar yang telah didukung secara finansial olehnya. 

Tentu bisa dimaklumi jika Abu Bakar menangguhkan amal yang diberikannya kepada si pemfitnah. Lalu tak lama Allah menurunkan ayat “Dan janganlah orang-orang yang memiliki kelebihan dan kelapangan di antara kamu bersumpah bahwa mereka (tidak) akan memberi (bantuan) kepada kaum kerabatnya, orang-orang yang miskin dan orang-orang berhijrah pada jalan Allah, dan hendaklah mereka memaafkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah maha Pengampun lagi Maha Penyayang” (QS. An Nuur: 22)

Ketika mendengar ayat ini, Abu Bakar memutuskan bahwa ia menginginkan ampunan dari Allah. Ia tidak hanya terus menerus menyedekahi orang ini. Ia bahkan memberinya lebih. (dinukil dari buku Reclaim your Heart, Yasmin Mogahed)

Sudah pada posisi manakah kita? Maka ya Rabb, lembutkan lembutkan lembutkan hati kami agar mudah menerima kebenaran dari Mu 

Advertisements

Author:

Muslimah. Penikmat Hijau. Sarjana Psikologi UI. Mencintai Pendidikan, Psikologi dan Pembinaan. Sederhana. Dewasa bersama dakwah, dan Merawat hati bersama Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s