Posted in Cerita-ku dan -kita

Kangen Depok

Ini adalah hari ke 43 setelah menepati keputusan untuk tidak kembali merantau. Artinya menetap di rumah, bersama dengan keluarga biologis dan sebagian ideologis. Melepas segala hal yang Allah titipkan untuk digantungkan pada pigura kenangan dan doa malam. Hari-hari yang masih aku pasrahkan pada ketetapanNya, yang hingga hari ini tugasku adalah meminta dan berharap pada Dzat yang maha memiliki. 

Tentu bukan keadaan mudah untuk melewati dan memutuskan ini. Tapi aku percaya bahwa aku tak boleh tak percaya. 

Siang ini, Mendapat telepon dari sahabat2 kantor di Depok. Banyak hal yang kulewatkan banyak hal yang belum tersampaikan banyak cerita yang masih mengambang. 

Yaa Allah.. Menambah rindu, satu kondisi yang harus banyak – banyak kusyukuri. Aku masih bisa menikmati kudapan ukhuwah. 

Tak lama, aku tertidur.. Mimpi yang sepertinya ini buah dari kerinduan pada Depok yang mengendap di otak bawah sadar. Bermimpi ketemu abang Thu**** lagi jalan2 sama anak2 kelas 3 Lentera di depan rumah (lha yo mosok dari Depok ke Kediri, namanya juga mimpi). Aku panggil2 dia dan dia datang terus kami berpelukan, dia nangis dan gamau pisah. Abang ini salah satu anak yang aku handle di klinik. Anaknya cakep, unik banget dan punya obsesi sama alat elektronik dan otomotif. Udah sayaaaaaang banget sama mereka, yg disayang mah banyak banget (semua anak yang dihandle) tapi gatau kenapa yang muncul abang.

Mulai kerasa kangennya. Banyak yang hilang, harus memulai kebiasaan baru. Menemukan hal2 yang ga biasa dilihat. Harus menyesuaikan diri lagi. Tapi lagi-lagi Allah punya hal yang lebih indaaaah yang lagi dipersiapkan dengan segala kebaikanNya. 

Dan kerinduan pada Depok yang akan sangat terasa adalah nuansa Ramadhannya. Fastabiqulkhairat-nya, kangen MUI yang belum nemu nikmatnya di sini, merdunya suara Imam, khusyu’nya qunut di i’tikaf 10 hari terakhir, bareng2nya tarawih sama anak kosan, saling kebut Tilawah sama temen kantor, masak bareng buka sahur dan segala aksesoris potret hidup yang lainnya.

In syaa Allah tidak mengurangi kualitas Ramadhan tahun ini yang hanya kurang 39 hari lagi. 

#H-39R #Depok #Kenangan

Advertisements

Author:

Muslimah. Penikmat Hijau. Pembelajar dalam merawat hati dan menempa iman. Mencintai dunia pendidikan dan psikologi ❤

2 thoughts on “Kangen Depok

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s