Posted in Puisi, Renungan

Berkawan Buku

Adalah saat ku mulai lelah dengan kamu
Kamu yang setiap saat berdenting dan bergetar
Kamu yang seringkali berteriak menembus pintu
Kamu yang seringkali membuatku iri, sebab terus saja menghabisi waktu
Kamu yang terus menggerogoti pilu
Kamu yang masih saja memintaku berbicara, padahal pikiranku sedang kaku

Habis
Atau tak terganti

Karenanya, maaf kubiarkan menjadi rentetan getar menyulam bunyi
Dan menumpuk menghiasi
Walau sungguh, benar-benar tak rapi

Maka lelahku akan kembali, pasti.
Setelah buku membekukan kekakuanku.
Selepas sujud, selepas mengidungkan rindu, dan selepas membaca firman merdu

Karenanyalah buku kembali membakukan prinsipku
Kembali denganmu dan bercengkerama dengan syahdu.

Advertisements

Author:

Muslimah. Penikmat Hijau. Pembelajar dalam merawat hati dan menempa iman. Mencintai dunia pendidikan dan psikologi ❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s