Posted in Uncategorized

Tak Ada yg Lebih Indah dari CaraNya :)

Jelas bukan tanpa alasan Tuhan menggerakkan langkah-langkah kita menapaki kisah. Walau terkadang hambar, jengah dan membuat lelah. Tapi itulah hakikat ukhuwah, ia sungguh indah tapi tak mudah. Ia berada di pucuk istana, tapi terkadang kita harus lebih dulu melewati belantara.

Terkadang kita harus tekoyak-koyak sebelum menikmati lezatnya, terkadang kita harus bekerja seadanya sebelum menemukan iramanya, dan bahkan kita harus lebih rela sabar hingga mereka melihat degup dada kita. Pertanda hati-hati kita mulai melembut. Meski sebelumnya ia penuh kabut.

Sehingga kita tahu, bahwa Tuhan ingin waktu menjadi saksi. Atas segala keresahan hati. Atas segala pungkasan duri. Atas segala kekakuan yg membesi.

Mungkin itu menjadi alasanNya, Dia mempertemukan hati kita dalam ikatanNya. Hari ini. Dia tak ingin kita hanya diam. Meski bukan itu yg kita usahakan. Karena Dia seringkali menjawab resah kita dengan cara yg berbeda.

Seperti kisah Hajar. Bukan menyerah yg dibanggakan, ketika beliau tak menghentikan langkah, berayun puluhan kali dari Saffa ke Marwah, sedangkan Tuhan justru pancarkan zamzam di bawah kaki Ismail.

“Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu” (9:105)

Advertisements

Author:

Muslimah. Penikmat Hijau. Pembelajar dalam merawat hati dan menempa iman. Mencintai dunia pendidikan dan psikologi ❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s