Posted in Uncategorized

Romantika Hujan

image

Aku mengawali kehidupan di sini dengan romantika hujan!
Mengingat bahwa sepi itu tidak enak, bahwa perjalanan hidup ini harus diselesaikan, sehingga doa adalah kidunganku menghabiskan hujan.
Dengan pajangan kenangan, bapak ibu dalam bingkai harapan..

Haru adalah ekspresiku memaknai hujan. Selalu berharap ada kejutan, dari tempias barat hingga selatan.
Elegi hidup bersejarah membuat aku lebih mensyukuri aturan Tuhan.
Hati yg dijaganya adalah anugerah maha indah, dikumpulkan dengan orang2 beriman adalah segenggam berkah.

Sedangkan, pernah terpikir untuk enyah..
Tapi, menjalani proses itu adalah perkara mengelola hati. Kejutan demi kejutan itu tak lantas berakhir dengan ‘hore’.

Maka, tunggulah sampai hatimu benar2 terbasahi dengan bersih.. Hingga hujan memastikan bahwa hatimu, masih lemas untuk Dia ingatkan.. Ketika tak ada lagi kata ‘tapi’ dalam pintaNya. Dan disaat itulah ketaatanmu menjadi bidadari…

Advertisements

Author:

Muslimah. Penikmat Hijau. Pembelajar dalam merawat hati dan menempa iman. Mencintai dunia pendidikan dan psikologi ❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s