Posted in Uncategorized

…Memaknai Syair Lagu Jejak

jejak

👣Menapaki langkah-langkah berduri, menyusuri rawa lembah dan hutan
       Berjalan di antara tebing jurang, semua dilalui demi perjuangan

Memang begitulah dakwah, jalannya panjang, susah lagi berliku, dan orangnya sedikit. Lengkap.
Sedikit sekali orang yg mau berada di dalamnya,
Membuat setiap orang yg ada di dalamnya terlatih menjadi kuat, tahan dengan berbagai beban dan tuntutan, mengerjakan banyak hal, merasa sepi di tengah keramaian, namun tetap menjalaninya dengan penuh perjuangan dan kesungguhan.

👣 Letih tubuh di dalam perjalanan, saat hujan dan badai merasuki badan
         Namun jiwa harus bertahan karena perjalanan masih panjang

Begitulah yang menjadi motivasi dalam dirinya. Letih bukanlah alasan, banyak tekanan bukanlah hambatan. Karena mereka..
Mencintainya bukan saja KARENA Allah, tapi mereka mencintainya dengan WALAUPUN. Walaupun menyakitkan, walaupun berat, walaupun membosankan, walaupun jauuuh dari tepuk tangan

👣 Kami adalah tentara Allah, siap melangkah menuju ke medan juang
         Walau tertatih kaki ini berjalan jiwa perindu syahid tak akan tergoyahkan

Demikianlah mereka menghibur dirinya. Memberangkatkan diri sendiri dengan kesiapan. Sebagai bentuk kesyukuran, atas hidayah yg ia nikmati lebih dulu.
Makin hari, kakinya semakin tertatih. Badannya semakin kering. Mereka tak pernah meminta waktunya dikembalikan, agar bisa mengejar apa2 yg telah ditinggalkan sedang kawan2nya yg lain sudah jauh berjalan.
Mereka tak menuntut jika ditinggalkan oleh saudara2nya, hanya berlinang dalam doa.
Minta dikuatkan, minta dimudahkan, minta berkah dan ridhoNya.
Bukan karena mereka tak memiliki masalah pribadi, karena mereka percaya bahwa cukup mereka mengurusi urusannya dengan Allah dengan menolong agamaNya, Maka Allah yg urusi urusan mereka (Muhammad : 7)

👣 Wahai tentara Allah bertahanlah jangan menangis walau jasadmu terluka
         Sebelum engkau bergelar syuhada, tetaplah bertahan dan bersiapsiagalah

Lalu apa yg bisa kita berikan untuk mereka ? Menasehati untuk tak menangis ? Memberikan kata-kata motivasi ?

Ah, sungguh air mata itu sudah menjadi kawannya sehari-hari.
Meskipun mereka tahu, beban dakwah ini tak bisa begitu saja selesai dengan airmata.
Tak selesai begitu saja tanpa perencanaan dan persatuan umat yg berada di dalamnya.

Cukuplah Allah baginya, keikhlasan menjadi tulang punggungnya dan kesabaran menjadi dada untuk mampu mengangkat kepala.

Ah, andaikan waktuku masih banyak..
Andaikan aku masih mahasiswa baru, andaikan.. Andaikan..

Ingin sekali membersamai mereka hingga entah kapan, tapi senja sudah menunggu fajar..
Segalanya sudah dipergilirkan, dan masa terus berjalan..

…Setiap masa ada orangnya, setiap orang ada masanya…

Semoga kita semua menjadi saudara hingga ke surgaNya..

Yg namanya saudara, ia yg akan se’iya’ se’kata’, yg erat menggenggam dan berjalan berdampingan, yg menyediakan pundak unt bersandar, yg ikut menengadahkan tangan unt berdoa, yg bersama-sama menguatkan hingga usai. Tidak meninggalkan untuk berlari sendiri. Dan sekedar mengucapkan semangat

Semoga kita menjadi org bergerak hingga usai. Dan menjadi saudara terbaik..

“Waktu yg kusesali adalah jika dari pagi hingga matahari terbenam, amalku tidak bertambah sedikitpun. Padahal aku tahu saat ini usiaku berkurang”
(Ibnu Mas’ud R.A)

Semoga Allah istiqomahkan kita, gerakkan hati dan kaki kita, untuk tak membiarkan saudara2 kita berpayah2 sendirian karena sudah mewakafkan dirinya sedangkan kita masih alpa dan menonton.

#RenunganPagi
#KontemplasiAkhirTahun

ditulis di akhir tahun 2014 @FaramudDepok untuk para pelaju selanjutnya di fakultas Psikologi UI. Tetaplah bertahan dan bersiapsiagalah… Selalu mencintai dalam doa 🙂

Advertisements

Author:

Muslimah. Penikmat Hijau. Pembelajar dalam merawat hati dan menempa iman. Mencintai dunia pendidikan dan psikologi ❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s