Posted in Uncategorized

2 Ramadhan : Diam Adalah Siksaan

Berawal dari azzam menuliskan segala buncah cerita selama bulan cinta Ramadhan, berharap Ridho menyelimuti. Menyiangi insane untuk meraup hikmah dari setiap sesuatu yang membuatnya terinspirasi…

 

 

Yak hari ini bermula dari sebuah strategi yang salah. Zenk zonk dan tet toot..

Dan tahukah kalian bahwa hari ini adalah hari formal pertama saya masuk magang di sekolah alam Kebon Maen ?? Dan tahukah kalian bahwa saya telat berangkat 30 menit dari jadwal seharusnya. Ziiiiingggggg… langsung pesan WA saya ramai dengan ocehan teman saya si Yeni yang selalu menanyakan saya udah berangkat dan sudah sampai. Syukur deh dia sabar ngingetin aye, haha

Jadi ceritanya udah niat bersuci sebelum makan sahur, hingga setelah shubuh semua rencana berhasil dilakukan. Yeay. Tilawah sudah, dan akhirnya berujung dengan berat membuka mata setelah niat tidur 15 menit melewati batas niat, haha jadilah saya ini telat berangkat magang. Hanya satu doa saya denganmemperbanyak berdzikir, “abang ayo ngebut jalannya dan semoga banyak penumpangnya biar abang angkot juga seneng”.

Alhamdulillah sesampai di kebon maen ya ga telat-telat banget lah meskipun emang udah rame sih, hehe.. sekali mata memandang menemukan ada hal yang berbeda karena banyak kejutan yang hadir di sana, salah satunya adalah adanya guru-guru yang menyamar menjadi seorang tokoh lain. Yaaah mungkin inilah cara sekolah ini menyambut murid-murid di hari pertama sekolah selepas libur satu pekan.

Oke setelah itu saya mulai banyak mengobservasi segala proses yang terjadi di sana. Budaya sholat dhuha, nah ini menjadi satu hal yang failed banget menurut saya. Huwaaaah.. baru ketahuan nih selama ini melakukan kesalahan yang fatal, hiks hiks.. ya akibat sehabis sholat dhuha baca doanya selalu yang artinya ketika dapat tugas untuk mendampingi anak-anak sholat dan menuntun baca doa dhuha jadi tergaguk-gaguk.

Oke selanjutnya adalah mengobservasi di kelas 3B, nah di situlah saya mulai tahu bagaimana guru memperlakukan murid-muridnya. Pertama apresiasi selalu diberikan dan kedua mengingatkan murid dengan kata ‘maaf’, kemudian dilanjutkan dengan pesan yang akan disampaikan dan selalu berupaya konsisten, ketiga reward punishment juga diterapkan saat anak menaati atau melanggar aturan. Dan puncaknya adalah saya benar-benar mengetahui bahwa diam adalah sebuah aktivitas yang membosankan dan menyiksa untuk anak-anak. Apalagi saat mereka diberitahukan boleh bermain saat bisa tenang, itu benar-benar menjadi masa paling arrggggghhh ya mau tak mau mereka pun harus ikut aturan untuk bisa main.

Pelajaran selanjutnya adalah saya menyadari bahwa di tempat magang harus banget bisa menunjukkan bahwa kita itu berguna, jangan sampai terlihat diam saja tak melakukan apa-apa. Setidaknya jangan cuma duduk tapi minimal berdiri agar tak terlihat malas, heu

Sudah telat saya juga izin pulang duluan, alamaaak.. yasudahlah ini yang terakhir, besok tak boleh ada cerita macam ini lagi..

Dan cerita di tempat magang diakhiri berlanjut ke kegiatan di kampus yaitu kumpul dengan ADK Psikologi yang jadi mentor kamaba, perbincangan kami cukup lancar dengan dinamisasi-dinamisasi saat forum berjalan. Dimulai dengan penjelasan saya tentang mengapa kita berada di sini, tentang fastabiqul khairat, jobdesc dan job standard sebagai seorang Muslim/ah dan tanggungjawab kita sebagai orang yang dibebani keislaman orang2 di sekitar kita, bersyukur dengan adanya Arya yang membantu memberikan penjelasan tentang cara berpikir kita yang melampaui normal sehingga ada forum tersebut, dl

Hingga sampai pada suatu kesimpulan bahwa bergerak dan paham akan esensinya adalah pilihan terbaik, karena diam adalah siksaan.

Advertisements

Author:

Muslimah. Penikmat Hijau. Pembelajar dalam merawat hati dan menempa iman. Mencintai dunia pendidikan dan psikologi ❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s