Posted in Puisi

.: Diam dalam Diam :.

Diam dalam diam memang menyakitkan

Maka kuperkeras langkah membangun lapang

 

Diam memang jauh dari kata senang

Seperti dahaga yang kerontang

Timbul dan tenggelam

 

Memang hati saja yang ego memperkarakan sendiri

Maka lagi kuncari suara pemerhati

Sesekali

 

Walau diam akan tetap menjadi diam

Maka ku-sudahi dengan mengeja kata

Karena ini caraku menyederhanakan rasa

Advertisements

Author:

Muslimah. Penikmat Hijau. Pembelajar dalam merawat hati dan menempa iman. Mencintai dunia pendidikan dan psikologi ❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s