Posted in Cerita-ku dan -kita, Psikologi

Bagi-bagi yang bisa dibagi ~

Image

Tak seperti biasanya aku masih bisa bertahan di dentang 00.25 seperti ini, bersama sinar menuju harapan. Bersama detik menuju khayalan dan bersama degup menuju impian.

Lama rasanya, jiwa ini tak tersentuh lagi pada bangsa tercinta yang bernama Indonesia.

Bukan karena tak ada berita, bukan tak ada kabarnya, hhm mungkin hanya diriku saja yang congkak sementara..

Mungkin diriku saja yang menulikan sejenak telinga. Terus saja mengurusi diri yang tak kunjung usai..

Maka menjelang pagi ini menjadi dinamika diriku biasanya menyulam refleksi

Indonesia ?? Apa kabarnya ? banyak cerita yang terlewat tak ceria

Tapi jiwa kenapa terus saja berdegup biasa, terkecuali kasus kondom kemarin belia

Ahad, adalah agenda rutin tarbawiku..

Mengulum ridha dan menyiapkan ruh-ruh yang berat terpaut angin

Tak seperti biasanya, pekan ini kami liqo’ mandiri..

Tak seperti bayangan jangkrik yang mengerik, namun justru jiwa-jiwa kami yang tak henti berisik

Sebelum memula dengan muqaddimah, tilawah dan muraja’ah..

Kami memadatkan sila, merapatkan kata dan menyatukan frekuensi dada

Bermula, aku dan seorang teman membicarakan materi kuliah

Tentang parafilia, keabnormalitasan manusia..

Kami membedah fenomena, dari yang di jawa hingga di Amerika..

Oke biar nyambung, bahas dulu lah yaa.. apa itu Parafilia ?

*sebelum baca, lurusin hati dulu ya, jangan dianggap tabu soalnya banyak orang yang ga tau dan kudu tahu biar bisa antisipasi :D*

Yaps, Parafilia adalah salah satu bentuk keabnormalitasan pada psikologis manusia dimana terdapat gangguan seksual di sana. Daan Parafilia itu ada banyak macamnya, ini PENTING NIH.. simak yak 😀

Yang pertama adalah Fethishism, yaitu dimana seseorang timbul gairah seksualnya kalo lagi menggunakan benda-benda mati, nah biasanya ga hanya benda-benda yang sesuai sama gendernya aja yang membuat orang dengan gangguan ini merasa bergairah. Ada juga yang merasa bergairah kalo memakai pakaian lawan jenisnya, yang ini secara spessifik dinamakan transvestik fethishism. Hhhm udah mulai ngeri kan, eh ga Cuma dengan pakaian lawan jenis yang dipake tapi bisa juga dengan benda-benda lain yang bisa menstimulasi alat kelamin secara fisik.

Oke, masuk ke jenis parafilia kedua yaitu Pedofilia. Mungkin gangguan tipe ini pada umumnya udah banyak yang tahu, yaitu gangguan seksualitas saat seseorang bergairah ketika melakukan kontak seksual dengan anak prapubertas, minimal pelakunya berusia 16 tahun dan 5 tahun lebih tua dari anak yang menjadi korban. Biasanya korban itu mengenali pelakunya.. so, hati-hati ya kalo nemu orang agak aneh lagi deketin adik-adik kita yang masih mungil nan lucu-lucu..

Selanjutnya ada incest, yaitu hubungan seksual dengan keluarga dekat. Ini anak IPA pasti di SMAnya udah tahu lah ya, kalo hubungan seksual di antara keluarga yang dekat itu juga akan beresiko melahirkan  anak yang catat. Pun Islam juga sudah mengajarkan loh 😀 biar tahu batasannya, baca deh QS. An-Nisa : 23..

Okeh next, Voyeurism.. ini merupakan keabnormalan yang muncul ketika seseorang merasakan gairah seksual saat mengintip orang lain yg sedang tidak berbusana atau sedang melakukan hubungan seksual. Nah, biasanya dari kita menganggap orang-orang seperti ini, “oh..”, “ihh..”, “parahh..”, atau “hhm, biasa aja sih –“, tapi ada hal yang ga biasa yang perlu kita waspadai loh kawan-kawan.. saya pernah dapat cerita bahwa gangguan ini bahkan bisa terjadi ke siapa aja.. ada loh temennya temen aye,hhm ribet nya’? hah pokoknya mah, adiknya si orang ini sepertinya punya gangguan ini *karena belum didiagnosa sama psikolog atau psikiatri* jadi ga hanya terjadi dengan objek oranglain bahkan saudara kandung pun bisa jadi,, hhm.. makanya pada hati-hati jaga aurat masing-masing meskipun di dalam rumah –v

Teruss.. teruss.. masih ada lagi, ini fenomena yang cukup marak terjadi.. bahkan selama di UI cukup sering temen-temen ane ditampaki makhluk-makhluk macam ini, yaitu orang-orang yang menemukan gairah seksualnya kalo lagi menunjukkan *maaf* alat vitalnya kepada lawan jenis yang tidak menginginkannya.. syereeeem abiss, nah triknya kalo mbak-mbak atau akhwat-akhwat ketemu orang macam ini bersikaplah tenang dan jangan terlihat takut, karena orang dengan gangguan ini akan merasa puas kalo ngeliat korbannya ketakutan.. nah yang ini namanya exhibitionism

Selain itu ada juga namanya frotteurism, nah orang dengan gangguan ini biasanya menggosok2kan bagian tubuh atau alat vitalnya ke lawan jenis yang tidak menghendaki, kasusnya bisanya banyak terjadi di angkutan2 umum macam KRL, kopaja yang lagi desek2an, atau bahkan bikun. Serius, temen2 saya ada yg pernah mengalami.. biasanya pelaku milih melakukan aksi di tempat yang cukup rame, kenapa ? karena biar dia leluasa kalo misalkan mau melarikan diri.. nah triknya, yang mbak-mbak kalo naik KRL usahakan milih di tempat yang khusus perempuan aja, terus kalo pergi mending bareng-bareng jangan sendiri .. kan ada tuh haditsnya kalo perempuan pergi baiknya ditemani sama mahramnya –v

Selain itu ada juga yang masochism dan sadism, biasanya pelaku menyakiti korban terlebih dahulu..

Ohya, dulu juga pernah ada tuh di berita Internasional tepatnya di daerah Amerika ada seorang perempuan yang melakukan hubungan seksual sama anjing.. na’udzubillahi min dzalik..

Semoga Allah senantiasa menjaga kehormatan kita.. ohya perlu diketahui, diagnosa-diagnosa tadi didasarkan pada DSM (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorder) IV-TR dan V ya.. yaitu semacam diagnosa gangguan psikologis yang dipake sama psikolog dan psikiatri Internasional..

Nah, tadi hanya muqaddimah dan ajang sharing aja biar pada tahu..

Hubungannya sama kata2 Indonesia, apa ?

Jadi inti obrolan kami sebelum liqo’ ahad kemarin adalah tentang mirisnya jiwa kami pada kondisi bangsa Indonesia.. hhm, miris dong baca atau ngebayangin ada orang-orang yang mengalami gangguan macam di atas, eh ternyata di negeri yang sangat kita cintai ini udah ada macam komunitas bagi orang-orang dengan keabnormalitasan seksual.. tapi.. tapi.. tapi.. yang ini saya pun baru tahu, nah jadi katanya ada semacam komunitas orang-orang yang suka berganti pasangan atau bertukar istri, padahal udah ada ikatan pernikahan yang sah.. eh malah diharamkan lagi dengan perilakunya itu, na’udzubillahi min dzalik lagi-lagi.. nah yang jadi pertanyaan, apakah itu termasuk dalam keabnormalitasan mengingat dari diagnosa di atas tidak ada yang menyebutkan hal demikian. Jadi itu buat-buatan atau memang karena degradasi moral bangsa ini yang sudah makin parah ??

Ya Allah lindungilah kami, mohon maaf jika ada yang salah dalam tulisan ini.. tanpa bermaksud apa-apa, hanya ingin share.. yang baik sila diambil, yang buruk sila dibuang..

Jika ada salah semoga Allah yang mengingatkanku, intinya.. kita sebagai manusia berakal dan beradab yuk sama-sama kita jaga diri kita, kehormatan diri, agama dan bangsa.. jangan lupa juga buat jaga teman-teman dan saudara-saudara kita, jangan lupa buat selalu bersyukur 😀

Karena keIslaman orang-orang yang ada di sekitar, itu juga akan jadi tanggungjawab kita. Sekedar pengingat untuk saya sendiri, bahwa Allah ciptakan kita untuk membawa mashahat.. sebagai bagian dari Islam dan Indonesia —

Advertisements

Author:

Muslimah. Penikmat Hijau. Pembelajar dalam merawat hati dan menempa iman. Mencintai dunia pendidikan dan psikologi ❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s