Posted in Cerita-ku dan -kita, untuk Islam

– Satu Hari untuk Fusi –

Image

Berakhir beberapa menit tadi tangan kami mengepal. Tepatnya, 8 kepal sedang menjingga di bawah lampu perpustakaan psikologi UI, kami bukan hendak menyemangati akan aksi. Tapi, kami sedang menyerukan “Fusi 3 tahun mendatang yang lebih baik !”..  Gertak Febri memimpin aksi penyemangat kami. Satu per satu, Kak Barkah, Mia , Arini, Isqi, Aku, Endah, dan Gesang spontan mengikuti dengan meneriakkan Ukhuwah, Bermanfaat, Respect, Cerdas, Kreatif, Dedikasi, Kuat, dan Visioner.

Masya Allah, ke delapan-delapannya masih terdengar lantang di antara koyak tumbang rasa kantuk yang mulai menyerang saudara-saudari kami, rasa tak fokus seakan mengukung konsentrasi kami. Ada 2 orang calon ketua Fusi Psikologi di sana, hhm ga papa sih, cuma informasi aja hehe

Dan duh, entah menggema sekali Fusi hari ini, beberapa ide muncul dari diskusi-diskusi saat menyusun mozaik grand design 3 tahun mendatang, segala aspirasi keberatan dan persetujuan tertumpah dalam perwajahan. Ah, adaaa saja 🙂 tercetus muncul untuk mengadakan #GIM (Gerakan Indonesia Mentoring) Wuuuush, cakep benerr dah ^^

Dan aaah, rasanya pertemuan sore – malam tadi membuka lagi momen-momen ketika Arisan, melihat mereka mengikuti gerak senam “Ya Iyalah”, hhm seperti mendapatkan aroma kerinduan yang semakin menyeruak, rindu untuk berdedikasi, lebih respect dan berkolaborasi untuk menegakkan dakwah di psikologi. Allahu Akbar.

Setegak saat tadi hanya ada aku dan Farah sebagai peserta Mubes Fusi di saat semua peserta sedang sibuk bercengkerama dengan kegiatannya masing-masing, ya sudahlah pikir kami seperti merasa diadili.. hahahaha

Ya, Fusi banyak sedikit membuat kami yang di dalamnya meneguk tegak. Di mana aku harus menyaksikan siapa-siapa orang yang sudah ber-azzam dan menjatuhkan dirinya pada jalan dakwah ini, dan siapa saja yang mencoba menggetarkan dirinya sendiri dengan pikirannya.

Rasanya lagi-lagi Ali-Imran : 10 menjadi ayat kesukaanku di mana tak ada keraguan akan janji Allah dalam menempatkan siapa-siapa yang akan menjadi umat terbaik, sembari mendengarkan cerita seorang kakak yang sedang dihujani banyak amanah sebagai seorang penggerak dakwah Syi’ar sekaligus Kaderisasi. Tuntutan akademis yang sama-sama kami rasakan menjelang ujian akhir, amanah menjadi ketua lembaga, amanah mempersiapkan grand design dakwah fakultas, amanah-amanah di tingkat kampus.. maka satu pesannya, maka masing-msing kita harus memiliki seorang teman, yang senantiasa mendukung, menjaga, mencintai. merendah lagi memahami yang akhirmya bermuara pada satu nilai fungsi ukhuwah..

maka sesungguhnya nilai Dakwah, ukhuwah dan ibadah akan menjadi kolaborasi mapan nan meraup berkah, in syaa Allah 🙂

#SatuJamuntukFusi

Depok, 7 – 12 – 2013 21 : 20

Advertisements

Author:

Muslimah. Penikmat Hijau. Pembelajar dalam merawat hati dan menempa iman. Mencintai dunia pendidikan dan psikologi ❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s