Posted in Puisi

Ramadhan dan Irama Alam

 

 

Sudah ku pinang diriku sendiri

Mengalahkan seantero jual beli

Untuk Ramadhan tahun ini

Melihat hijau dan berbagi

Atau melihat bulan tapi sepi

Pulang,

 

Arah merujuk pada kerucut hijau dan menepi

Tempat masyarakat yang mulai melucuti mimpi-mimpi

Anak-anak bermain di villa ke sana-kemari

 

Setelah ragu mendampingi malam-malam dini

Tersadar, alam menyatu dengan kelenturan mata

Kata menyatu dengan peleburan manusia

Tangan kecil menggandeng memeriksa

Rindu mengangkasa saat kami menanam cinta

Pada mereka yang senyumnya meneduhi kami, mahasiswa

 

Besar harapan anggun yang sederhana

Sesederhana jalan kaki

Mengantar dan menerima baki, mengabdi

Sesederhana getar kaki

Mengalahkan ego menjadi uji

Sesederhana lelah mengusung nurani

Memodifikasi tarawih menjadi sarana kenal diri

Bersama masyarakat, kami menyusun bagi

Dengan cinta

Dengan sederhana

Dengan suka cita

 

Berpadu tanpa keluarga

Mengolah jejak dengan keluarga

Sesederhana, menikmati makanan buka

Dan dikumpulkan hati dalam dipan bersama

Dalam agenda me-warga, dalam advokasi merata

Dalam antrian kamar mandi tiba-tiba

Dalam elegi tangis tawa, dalam selogan satu nama

Universitas Indonesia, bersama masyarakat memberi manfaat

Bermelodi alam dan mengalun nada bijaksana

 

 

~ Elegi K2N Tematik UI 2013 ~

 ditulis 12 Juli 2013

Advertisements

Author:

Muslimah. Penikmat Hijau. Pembelajar dalam merawat hati dan menempa iman. Mencintai dunia pendidikan dan psikologi ❤

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s