Posted in Cerita-ku dan -kita, Uncategorized, untuk Islam

Ramadhan : Hujan di Sepanjang Bulan

masjid-senja

“Sudah siaaaaap ??? #Rindu Ramadhan Euy” tersebut adalah status whatsApp yang saya pasang beberapa hari lalu, tak jera menjemur kesiapan di antara kekakuan-kekakuan atas ketidakpekaan diri mematungkan senja di atas peraduan. Ya. Di Masjid itu, Masjid Ukhuwah Islamiyah. dalam suasana yang hampir sama, sensasi yang hampir serupa. Aku tertegak menikmati kerinduan, rindu akan kasih sayang, rindu akan kampung halaman, rindu akan sesempurna dekapan Tuhan. Ya, di Bulan Ramadhan 2 tahun yang lalu, saat status masih baru –mahasiswa baru-  hehe. Ketika aku masih belajar menikmati keletihan, belajar mencintai perjuangan dan belajar menyusuri peradaban. Dengan ketidaktahuan langkah yang terus saja berjalan menuju arah cahaya.

Teringat untuk berusaha berbagi cahaya dari kajian singkat kemarin di MUI, Ramadhan tahun ini bahkan jumlah jemari tangan dan kaki sudah sangat kelewat cukup untuk menghitung harinya, malam ini pun telah memasuki malam Nisfu Sya’ban, sungguh sudah sangat dekat kedatangan bulan teristimewa itu, jadi bersiaaap ????. Agar Tak Gagal di Ramadhan Tahun Ini, itulah tajuk kajian di sela senja kemarin. Sederhana namun mengena, sedikit namun bermakna dan singkat namun membahana 🙂

Mengapa bulan Ramadhan menjadi begitu istimewa ? mengapa juga saya menyebutnya sebagai hujan di sepanjang bulan ? ya. Karena segala kearifan dan kasih sayang Allah turun serta merta tanpa batas di bulan ini. Turun beramai-ramai dan mendatangkan kenikmatan yang tak tertahan.

Allahpun telah berkata bahwa Dia akan membalas langsung ibadah shaum hambaNya, bagaimana tak istimewa ? Bahkan Allah sendiri meen yang akan membalas ibadah kita 🙂 *ga kebayang aja Allah yg secara langsung menyematkan pahala kepada kita, nikmat !

Jadi, jadi, jadi perlakuan kita pada ibadah yang satu ini juga harus istimewa ! pasti ga mau dong menyesal di akhir, dan jadi alumnus yang ga lulus saat Ramadhan telah usai ? #semoga tidak

Maka, kerinduan lah yang harusnya kita bangun untuk menyongsong hujan sepanjang bulan ini. Karena apa ? Kerinduan lah yang membuat kita mempersiapkan diri lebih baik, kerinduan yang diiringi dengan kesungguhan, kerinduan yang juga diiringi dengan ketaqwaan dalam bersegera bertemu RabbNya.

Lalu, mumpung masih di bulan Sya’ban apa saja nih yang bisa kita persiapkan ? #agar tak terlambat (Kalo kata guru SMA, segala kegagalan itu berawal dari keterlambatan, nah lo !)

  • Menjaga waktu sholat, tidak menunda-nunda –> nah ini, mas-mas dan mbak-mbak yang shalih nan shalihah, kalo masuk kuliah dan rapat aja kita berusaha buat dateng tepat waktu, harusnya ketika sholat pun kita juga datang tepat waktu yak, yang panggil Allah lhoh 🙂 #berabe kalo kita udah gabisa mendengar panggilan termulia ini. Terutama menjelang Ramadhan, semoga cukup waktu untuk memperbaiki kebiasaan sholat di awal waktu, dibedakan yak sholat tepat waktu dan di awal waktu 🙂
  • Perbanyak shaum sunnah  –> ini juga jadi usaha pembiasaan diri menjelang Ramadhan, (dari Bukhari Muslim. Aisyah R.A berkata : Saya tidak pernah melihat Rasulullah berpuasa sebulan penuh selain di bulan Ramadhan. Dan saya tidak pernah melihat beliau banyak berpuasa selain di bulan Sya’ban) hayoo.hayoo banyak latihan berpuasa, boleh Ay-Yaumul Bidh, senin kamis atau Daud 🙂
  • Membuat perencanaan Ramadhan  –> jadi ga cuma perencanaan hidup, akademik dan nikah yang harus dipersiapkan *eh, tapi Ramadhan juga harus dipersiapkan yaa targetannya. Bisa juga siapkan daftar doa setiap harinya, boleh juga doain saya ya, hehe. Jadi dari sekarang sok siapin aja semuanya, ambil buku dan tulis targetannya bukan malah simpan buku karena libur yah, siapkan AlQur’an terbaiknnya, siapkan fisik dan kesiapan hatinya. Siapin juga sirupnya *eh

Itu tadi persiapan sebelum Ramadhan, lalu gimana nih pas Ramadhannya ?? Tenang, ada contekannya, hehe, sok disimak 🙂

  • Menjaga semua ibadah wajib di bulan Ramadhan
  • Shaum dengan benar, sejak waktu sahur hingga berbuka
  • Sholat wajib selalu berjamaah à usahakan sebelum adzan sudah siap di  masjid. Kalo biasanya masuk hanya berdoa, nah pas Ramadhan tambahin niat i’tikaf yaa 🙂
  • Menjalankan ibadah sunnah “Dan hamba-Ku masih mendekatkan diri kepada-Ku dengan ibadah sunnah hingga Aku mencintainya”
  • Perbanyak baca Al-Qur’an –> nah penting buat kita menyiapkan segala yang dapat menunjang kita betah buat baca Al-Qur’an, kalo perlu beli Al-Qur’an baru yang super OK dari segi huruf, besar huruf dan ketebalan agar kita nyaman bacanya. Bahkan ada lhoh orang yang rela beli kursi super duper mahal khusus untuk baca Al-Qur’an, #cakeep. Kalo biasanya target baca Qur’an setengah atau satu juz, naah pas Ramadhan boleh banget ditingkatin, apalagi ada Nuzulul Qur’an J–>Menjaga lisan dan menahan marah
  • Mengoptimalkan waktu –> nah semuanya akan bernilai ibadah di bulan Ramadhan, jadi harus dimanfaatkan sebaik-baiknya, yang biasanya tidur lagi habis QL atau sehabis shubuh, yook biasakan dari sekarang gunakan untuk hal-hal yang bermanfaat #sambil melirik diri sendiri *semoga bisa*
  • Benar dalam memaknai akhir Ramadhan, (Khalifah Umar ibn Abdul Aziz memerintahkan seluruh rakyatnya untuk mengakhiri puasa dengan memperbanyak istighfar dan sedekah –> untuk menambal yang robek/pecah dari puasa)
  • Persiapkan lebaran dati sekarang –> jadi pas Ramadhan udah fokus sama ibadahnya 🙂
  • 10 malam terakhir adalah masa-masa yang paling genting, kenapa ? karena ada malam Lailatul Qadr, jadi jadi jadi… pastikan kita tak ketinggalan. Daaan masa terakhir ini loh yang bakal jadi penentu nilai akhir kita di mata Allah, apakah kita jadi pemenang atau pecundang sejati #wooo. Jadi penting banget nih kita atur agenda Ramadhan kita mulai dari sekarang, pastikan 10 hari terakhir kita jadi waktu paling pol-polan yaak 🙂

 

Hhhm, semoga usia kita Allah sampaikan hingga Ramadhan tiba. Segala perencanaan telah siap, setidaknya kita sudah berusaha menrencanakan yang terbaik. Karena siapa yang gagal merencanakan, berarti ia merencanakan kegagalan. Semoga kita bisa menikmati sejuknya hujan di sepanjang bulan. Aamiin. *Menjadi pengingat keras untuk diri sendiri

#CountDown H-16

 

Advertisements

Author:

Muslimah. Penikmat Hijau. Sarjana Psikologi UI. Mencintai Pendidikan, Psikologi dan Pembinaan. Sederhana. Dewasa bersama dakwah, dan Merawat hati bersama Allah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s